Gorontalo

Pemilihan Putra Putri Islam Berprestasi Kota Gorontalo 2026 Resmi Dimulai, Jadi Wadah Generasi Muda Islami Berprestasi

KILASAKTUAL.COM, KOTA GORONTALO — Pemilihan Putra Putri Islam Berprestasi (PPIB) Tingkat Kota Gorontalo Tahun 2026 resmi dimulai. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda Islam untuk mengembangkan potensi, menunjukkan prestasi, memperluas wawasan keislaman, serta membangun karakter dan akhlak mulia.

Pembukaan PPIB Tingkat Kota Gorontalo 2026 berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, S.H., S.Sos., M.A., Wakil Walikota Gorontalo Bapak Indra Gobel beserta jajaran staf Pemerintah Kota Gorontalo, serta panitia, dewan juri dan pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan PPIB Tingkat Kota Gorontalo Tahun 2026 diselenggarakan selama lima hari, mulai Sabtu, 12 September hingga Rabu, 16 September 2026. Selama periode tersebut, peserta akan mengikuti rangkaian tahapan kegiatan sesuai jadwal dan mekanisme yang telah disiapkan oleh panitia.

Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Gorontalo menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, prestasi dan wawasan keislaman.

PPIB tidak hanya menjadi ajang pemilihan figur muda, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman, memperluas wawasan dan membangun kepercayaan diri.

Dalam pelaksanaannya, peserta akan mengikuti sejumlah tahapan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan oleh panitia dan dewan juri. Setiap tahapan menjadi bagian dari proses penilaian dalam Pemilihan Putra Putri Islam Berprestasi Tingkat Kota Gorontalo Tahun 2026.

Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, S.H., S.Sos., M.A. turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pemilihan Putra Putri Islam Berprestasi Tingkat Kota Gorontalo Tahun 2026.

Dalam penyampaiannya pada kegiatan pembukaan, Adhan Dambea menekankan pentingnya memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, memperluas wawasan dan membentuk karakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, kegiatan yang melibatkan generasi muda diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan sekaligus mendorong mereka untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Adhan Dambea juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan sungguh-sungguh. Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti proses PPIB diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri.

Ketua Panitia PPIB Tingkat Kota Gorontalo Tahun 2026, H. Ramli Djafar, S.IP, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang positif bagi generasi muda Islam untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

Menurut H. Ramli Djafar, PPIB tidak hanya berorientasi pada proses pemilihan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperoleh pengalaman, meningkatkan wawasan, membangun kepercayaan diri dan mengembangkan kemampuan.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan baik serta menjadikan PPIB sebagai proses pembelajaran dan pengembangan diri.

Pelaksanaan kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong generasi muda Islam agar terus meningkatkan prestasi, memperkuat karakter dan akhlak, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Setelah pembukaan pada Sabtu, 12 September 2026, pelaksanaan PPIB Tingkat Kota Gorontalo akan berlanjut melalui berbagai tahapan kegiatan hingga Rabu, 16 September 2026, sesuai jadwal dan ketentuan yang telah disiapkan panitia.

Para peserta akan menjalani proses penilaian yang menjadi bagian dari rangkaian pemilihan. Setiap tahapan akan menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, kepribadian serta potensi yang dimiliki.

PPIB Tingkat Kota Gorontalo 2026 diharapkan dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda Islam untuk menunjukkan kemampuan, prestasi, wawasan keislaman dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman dalam sebuah kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk belajar, berkembang dan membangun karakter sebagai generasi muda yang berakhlak serta memiliki prestasi.*

Related Articles

Back to top button