DPRD Provinsi Gorontalo Pastikan Ketersediaan Stok Telur di Tibawa dan Dorong Pengembangan Peternakan Ayam Petelur
Kilasaktual.com, Gorontalo – Pada Sabtu, 9 November 2024, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Limonu Hippy, bersama dengan Koordinator dan Pimpinan serta Anggota Komisi II DPRD, melaksanakan kunjungan kerja ke peternakan ayam petelur yang berlokasi di Desa Reksonegoro, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok telur di wilayah tersebut, guna mengantisipasi potensi kelangkaan telur yang diperlukan oleh masyarakat. Dengan adanya pasokan yang memadai, diharapkan harga telur dapat terjaga stabil dan tidak memberatkan masyarakat.
Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk menggali berbagai informasi langsung dari peternak terkait kendala-kendala yang dihadapi dalam mengelola peternakan ayam petelur. Berdasarkan hasil kunjungan, beberapa masalah utama yang ditemukan antara lain keterbatasan permodalan, kurangnya pelatihan teknis untuk beternak secara efisien, serta minimnya pendampingan dan pembinaan khususnya bagi peternak pemula. Kondisi ini dinilai cukup menghambat upaya para peternak untuk mencapai hasil produksi yang optimal.

Limonu Hippy menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen DPRD dalam memahami kondisi sektor peternakan di lapangan serta mencari solusi yang tepat untuk permasalahan yang ada. “Kami menyadari pentingnya keberadaan peternakan ayam petelur dalam menjaga pasokan pangan masyarakat. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa ketersediaan stok telur tetap terjaga dan harga stabil,” ungkap Limonu Hippy.
Menurut Limonu Hippy, hasil temuan dalam kunjungan ini akan disampaikan kepada dinas terkait di Provinsi Gorontalo. Ia berharap bahwa Dinas Peternakan dan instansi terkait lainnya dapat segera merumuskan program yang lebih efektif untuk membantu para peternak, terutama melalui pelatihan teknis, bantuan permodalan, serta pendampingan berkelanjutan. Hal ini dianggap penting, khususnya bagi masyarakat yang baru memulai usaha peternakan ayam petelur, agar mereka bisa mengembangkan usahanya dengan cara yang tepat dan lebih produktif.

“Kami berharap agar dinas terkait dapat mendukung peningkatan kapasitas peternak, terutama yang baru memulai. Dengan adanya pelatihan teknis, akses permodalan, dan pendampingan, kami yakin para peternak bisa mengatasi tantangan yang dihadapi saat ini. Hal ini akan sangat membantu mereka dalam mengembangkan usahanya dengan lebih efektif,” tambah Limonu Hippy.
Kunjungan lapangan ini juga dianggap sebagai langkah awal bagi DPRD dalam menyusun kebijakan yang mendukung pengembangan sektor peternakan ayam petelur di Gorontalo. DPRD berharap langkah ini dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun sektor peternakan yang berkelanjutan. Pengembangan peternakan ayam petelur yang lebih terstruktur diharapkan mampu menjaga kestabilan pasokan telur di pasar lokal, sehingga kebutuhan masyarakat akan pangan bisa terpenuhi dengan merata.
Dalam kesempatan ini, DPRD Provinsi Gorontalo juga menekankan pentingnya dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk memberikan akses permodalan yang memadai bagi peternak, serta meningkatkan kapasitas mereka melalui berbagai pelatihan dan pendampingan teknis. Dengan pengembangan kapasitas ini, diharapkan peternak mampu meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Gorontalo.
Secara keseluruhan, kunjungan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan peternakan ayam petelur di Provinsi Gorontalo. Dukungan dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat peternak diharapkan akan membangun sektor peternakan yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing, serta menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik di wilayah tersebut. RedAKP